Suasana semangatdan penuh antusiasme tampak memenuhi halaman sekolah sepanjang pertengahan bulan Juli lalu. Seluruh murid mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengusung tema "MPLS Ramah".
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai dari Senin hingga Jumat, tanggal 13–17 Juli 2026 ini dirancang khusus untuk menciptakan pengalaman transisi yang menyenangkan, aman, dan edukatif bagi siswa dari jenjang sebelumnya.
Pelaksanaan MPLS Ramah tahun ini berfokus pada pembentukan karakter positif, pengenalan lingkungan belajar yang inklusif, serta pembekalan kecakapan hidup (life skills) tanpa ada unsur perundungan. Berikut adalah rangkuman keseruan kegiatan selama lima hari penuh:
- Hari Senin (13 Juli 2026): Awalan Hangat dan Pengenalan Diri Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui Upacara Bendera sekaligus penyematan kartu tanda pengenal kepada perwakilan murid baru. Memasuki sesi kelas, kegiatan dilanjutkan dengan materi "Kenali Diri (Aku & Perasaanku)" serta sesi "Saling Mengenal Teman dan Guru" untuk mencairkan suasana. Hari pertama ditutup dengan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang langsung diaplikasikan melalui praktik cuci tangan bersama.
- Hari Selasa (14 Juli 2026): Eksplorasi Lingkungan dan Siaga Bencana Hari kedua dimulai dengan "Pertemuan pagi ceria" yang membakar semangat peserta didik. Siswa kemudian diajak berkeliling untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan fasilitas sekolah. Tidak hanya itu, materi "Aku Menjaga Diri" dan sesi "Siaga Sejak Dini" turut diberikan guna membekali anak-anak mengenali berbagai potensi bencana di sekitar mereka.
- Hari Rabu (15 Juli 2026): Pembiasaan Positif dan Literasi Digital Keesokan harinya, kegiatan pagi kembali diawali dengan senam dan pertemuan ceria. Fokus hari ketiga adalah pengenalan "Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Di era modern ini, siswa juga mendapat pembekalan penting melalui sesi "Literasi Digital: Bijak dalam Penggunaan Gawai/Media Sosial". Sesi ditutup dengan sosialisasi sistem pembelajaran di jenjang baru yang mencakup intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
- Hari Kamis (16 Juli 2026): Simulasi Nyata Tanggap Darurat Bersama DAMKAR Puncak kegiatan tanggap darurat dilaksanakan pada hari keempat. Usai pertemuan pagi ceria, para peserta didik mengikuti simulasi evakuasi bencana secara langsung yang bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR). Siswa tampak antusias dan sigap mempraktikkan prosedur penyelamatan diri saat terjadi situasi darurat.
- Hari Jumat (17 Juli 2026): Aksi Lingkungan dan Kreativitas Inklusif Hari terakhir MPLS diisi dengan kegiatan "Gerakan Indonesia ASRI" untuk menanamkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Siswa juga mendapatkan penguatan materi "Aku Sehat Aku Aman dari Bahaya". Sebagai penutup yang penuh warna, kegiatan "Pengenalan Inklusivitas dan Kebinekaan" dikemas secara kreatif melalui seni Finger Painting yang melibatkan seluruh siswa dalam kebersamaan.
Melalui ragam kegiatan yang interaktif dan humanis ini, pihak sekolah berharap peserta didik baru tidak hanya mengenal fasilitas fisik sekolah, tetapi juga lekas beradaptasi secara mental dan sosial. Semangat MPLS Ramah 2026 sukses menjadi fondasi awal yang kokoh bagi siswa untuk mengawali perjalanan belajar yang menyenangkan di tahun ajaran baru. (US)